Free The Stolen Child Indonesian Version, Keith Donohue

Jangan panggil aku peri. Kami tidak suka dipanggil peri lagi. Dahulu kala, kata peri memang merupakan istilah umum untuk berbagai jenis makhluk gaib, namun sekarang kata itu memiliki arti yang terlalu banyak. Secara etimologis, kata peri mengacu pada makhluk yang khusus, umumnya berhubungan dengan naiad atau peri air. Meskipun masih berada dalam golongan yang sama, sesungguhnya kami berbeda. Kata peri (fairy) merupakan turunan dari kata fay (dalam bahasa Prancis Kuno: fee). Kata ini sendiri berasal dari bahasa latin Fata, sang dewi nasib. Para fay ini hidup berkelompok yang disebut dengan faerie, yang tinggal di antara alam dunia dan surga.
Di dunia ini ada berbagai jenis makhluk gaib yang carminibus coelo possunt deducere lunam, dan sejak zaman dahulu mereka sudah terbagi menjadi enam golongan: yang hidup di api, di udara, di daratan, di air, di bawah tanah, dan semua jenis peri-perian. Aku tidak tahu apa-apa mengenai makhluk gaib yang hidup di api, air, dan udara. Namun, aku tahu banyak tentang setansetan yang hidup di daratan dan di bawah tanah, dan untuk yang satu ini ada banyak sekali ragam kisah dan mitologi mengenai tingkah laku, kebiasaan, dan budaya mereka. Mereka dikenal di seluruh dunia dengan nama yang berbeda-beda—Lar,1 jin, faun,2 satyr,3 foliot, Robin Goodfellow,4 puck,5 leprechaun,6 puka, sidhe, troll7—beberapa di antara mereka yang masih hidup tersembunyi di hutan dan jarang terlihat atau berjumpa dengan manusia. Jika engkau hams memberi sebuah nama untukku, panggil saja aku hobgoblin. More…………….
Download The Stolen Child

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: