Free Kumpulan Tulisan Tan Malaka

Jika revolusi memakan anaknya sendiri, Tan Malaka adalah salah satu yang ikut dimakan oleh revolusi tersebut. Tan Malaka adalah sosok yang sangat cerdas, intelektual yang mungkin jika bernasib lebih baik akan lebih mendunia dibanding Soekarno. Dengan paham kirinya ia seolah mengatakan menjadi komunis bukan berarti harus melupakan Tuhan. Memang nasib tidak berpihak kepadanya, seperti Sjahrir, ia termasuk kepada pihak yang kalah atau dikalahkan.Tapi kini apa arti kalah dan menang tersebut? Apakah menjadi pihak yang menang, bila dianggap itu Soekarno merasa lebih baik dibanding Tan Malaka?
Saya sungguh tak mengerti orang secerdas Tan Malaka, satu-satunya murid Hindia Belanda yang kecerdasannya mengherankan penjajah Belanda bisa bernasib lebih buruk dari pahlawan lain. Bahkan keberadaan kuburannya pun masih menjadi suatu perdebatan.
Untuk mengenang masa jaya Tan Malaka antara tahun 1945-1949 saya munculkan beberapa tulisan yang mungkin masih sangat relevan untuk saat ini. Download di link berikut ini.
Download
Download Gerpolek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: